Tips

Ketika Ada yang Batal Beli

Namanya jualan, ada yang gak jadi beli ya wajar. Kalem aja. Kami juga biasa ada yang pesen banyak, nanti prakteknya pesennya dikurangi. Tapi, ndilalah bin qadarullah, ada orang lain yang beli lebih banyak. Jadi bisa menutupi ‘kerugian’ yang disebabkan pikiran plin plan calon pembeli.

Dulu jaman modal masih dikit memang terasa nyeseknya. Harusnya kan uangnya bisa dipakai beli yang lebih cepet laku, jadi gak ada penumpukan barang. Sampai kami berpikir jika ada yang mau beli banyak, wajib melakukan pre order dulu.

Lalu kami ingat hadits, janganlah kamu menjual barang yang tidak kamu miliki. Oleh sebab itu, sistem PO itu pun kami hapus. Tabarakallah masa itu udah lewat. Mau ada orang pesan berapapun, insya Allah kami siap.

Mungkin yang jadi masalah adalah ketika mak jualan barang dropship. Pesenin orang dulu, nalangin dulu, terus calon pembeli kabur tanpa kabar. Jadikan aja pengalaman pahit itu sebagai motivasi biar mak bisa punya stok sendiri. Karena sungguh, jualan tanpa ada barang itu bagai berjalan dalam gelap. Bisa gerak, tapi tak bebas.

Ku pernah mengalami jadi dropshipper. Ketika ada yang pesan, ribet harus tanya ketersediaan barang dulu ke pemilik. Iya kalau calon pembeli sabar. Ada juga yang tak sabar. Setelah transaksi selesai pun, masih harus memikirkan resi.

Bandingkan kalau barang itu kita miliki. Ada orang tanya, bisa langsung kita jawab. Cek stok, apakah yang dicari ada. Setelah orangnya transfer, kita ke ekspedisi, resi pun bisa langsung diberikan. Enak, mak.

Tak bisa dipungkiri, banyak juga orang yang sukses jadi dropshipper. Bahkan, ku pernah mengikuti kelas online marketing, ada orang yang hanya jualan dropship saja bisa dapat 10 juta perbulan. Jumlah itu cukup besar loh, untuk kategori pemasukan sampingan.

Tapi, sampai kapan mau bergantung pada pemilik barang? Lebih baik kita sedia stok sendiri jadi lebih asik dalam melayani. Ku doakan mak sekalian bisa dicukupkan modalnya untuk memiliki barang di rumah. Syukur-syukur, malah jadi produsen langsung 😄🙏

*note : soal hadits di atas, bukan berarti dropship haram. Halal kok, selama memenuhi syarat dan rukun jual beli.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s