Ceritaku

Pantai Rahasia Kami

Pantai itu masih bersih. Pasirnya memang tidak putih. Tetapi saat di sana, kita akan ingat pada pantai yang ada di film-film Hollywood tentang adegan manusia terdampar di pulau terpencil. Sepi. Damai.

Ada pandan berduri yang bergerombol di tepi. Bebatuan besar tersebar di sepanjang bibir pantai, ditingkahi dengan kerumunan udang kecil yang sering dicari para pembuat terasi. Untuk mencapai ke sana, harus melewati bibir pantai yang terendam air setinggi lutut dengan bebatuan karang di bawahnya.

Di lokasi yang cukup jauh dari pemandangan manusia itu, aku dan suami pernah bermadu kasih. Muehehehe jangan mikir jorok ya. Kami di sana hanya melakukan adegan basah-basahan. Nyebur ke pantai, siram-siraman air, foto selfie yang hanya tersimpan di memori (karena fotonya sambil basah 😆), dan duduk di tepian sambil ngemil jajan yang dibeli di minimarket selama perjalanan.

Tetapi, kini pantai itu telah tiada. Terakhir kami ke sana, kapal-kapal besar dan garis larangan mendekat telah terpasang. Petugas keamanan berpatroli di sekitar sana dan meminta siapapun untuk menjauh. Ah… Pantai yang indah itu telah sirna. Padahal, aku sempat berangan. Kelak jika punya anak, kami akan piknik di sana. Menggelar tikar, bermain air dan pasir sambil menikmati bekal dari rumah.

Khayalan itu sirna sudah. Sempat, aku dan suami menemukan lokasi baru. Sebuah tempat sepi. Hanya sedikit manusia yang ke situ. Namun, kini pun telah ramai. Warung sudah berdiri di sana dipenuhi pemuda yang kerjanya hanya nongkrong dan mengepulkan asap dari mulutnya. Hufh, sumber polusi yang tak ku sukai.

Begitulah. Aku telah malas ke pantai. Titik-titik tersembunyi yang lebih suka ku nikmati dalam sepi kini telah tiada. Berganti dengan ramai dan hiruk pikuk manusia lainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s