Tips

Cara Mengatasi Ketagihan Kopi

Kopi adalah minuman yang selalu ku konsumsi sejak jadi mahasiswa. Tingginya aktivitas dan harus berjibaku dengan kemacetan Bekasi-Cibitung setiap hari membuatku sering ngantuk. Maka, ritual pagiku selain sarapan nasi uduk Mbak Yem tentunya minum kopi hingga aku menjadi pecandu. Kalau dalam sehari belum menyesap minuman berkafein ini, kepala terasa pusing dan serasa hidup ada yang kurang 😂

Aku sempat berhenti minum kopi ketika terkena ambeyen dan GERD. Namun, setelah menjalani pola makan food combining dan semua penyakit itu sembuh, kebiasaan menikmati secangkir minuman hitam pekat itu kembali kumat. Aku sakau tanpa kopi. Hariku serasa lambat berputar jika aku belum menyesap lembut cairan kafein itu.

Awal tahun 2018, bertepatan dengan dimulainya lagi program food combining, kopi menjadi salah satu minuman yang ku hindari. Mulanya aku sering gila ingin minum kopi. Lalu, aku punya ide.

Aku pergi ke warung. Memilih sebungkus kopi instan dan memandanginya setiap kali hasrat ingin menikmatinya timbul. Minuman yang bagiku amat nikmat itu tak pernah ku seduh. Selalu, tiap rasa itu hadir, aku mengambil bungkus kopi instan berwarna coklat itu dan kembali memandanginya. Hingga lama-lama, aku tak secuil pun menyeduhnya.

Sekarang, hampir tujuh bulan aku menjalani hari tanpa kopi. Tak ada lagi drama sakit kepala. Tak ada lagi tubuh lunglai seolah minta dopping. Pernah, aku penasaran ke mana bungkusan kopi instan yang ku beli tempo hari. Ternyata telah diseduh untuk tamu yang pernah berkunjung.

Selama ini, aku kebobolan sekali. Waktu itu, bapakku menyeduh kopi, tetapi lupa meminumnya. Berdua bersama ibuku pulang ke Bekasi, mereka meninggalkan satu gelas besar kopi hitam hasil gilingan. Bukan jenis instan.

Saking lamanya tak menikmati kopi, aku pun meminumnya sampai habis. Itupun tanpa disertai rasa ketagihan ingin meminum lagi. Terasa puas aku mereguk kembali kenikmatan yang berbulan-bulan ku tahan. Meski setelahnya, aku senantiasa mengelus perut sambil berpikir “Apakah tadi kafeinnya lebih dari 200mg?” (fyi : jumlah kafein maksimal untuk ibu hamil adalah 200 mg/hari).

Hidup tanpa kopi membuatku bebas pusing. Dan aku suka keadaan ini. Jadi, kalau ada yang ketagihan, cobalah cara di atas. Beli satu sachet kopi, pandangi terus tiap kali keinginan itu timbul. Semoga berhasil 😂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s