Pengalaman

Ketika Nafas Tak Lagi Panjang

Ada satu hal yang ku perhatikan akhir-akhir ini. Biasanya aku bisa membaca ayat yang agak panjang dengan satu tarikan nafas, tetapi kini harus dipotong menjadi dua sampai tiga kali. Bahkan pernah juga sampai empat tarikan nafas. Awalnya aku berpikir mungkin karena pasca lebaran, perutku membuncit sehingga kapasitas udara yang ada terdesak oleh muatan makanan di dalam perut.

Namun jika diingat-ingat, saat ramadhan aku juga pernah membaca alquran dalam kondisi kekenyangan setelah berbuka. Dan itu bisa ku lakukan dengan lancar tanpa banyak terputus.

Tak perlu waktu lama, pertanyaan itu terjawab. Mengapa ibu hamil seolah mengalami sesak napas? Dalam kasusku sebetulnya bukan sesak napas seperti asma. Jika tak sedang membaca kitab, aku tak merasakan perbedaan apapun.

Melalui aplikasi yang memberikan update tentang ibu hamil, aku mendapat pengetahuan bahwa semakin besar usia kandungan, maka rahim akan mendesak paru-paru. Hal ini menyebabkan beberapa ibu hamil mengalami sesak napas. Tetapi tak perlu khawatir, sebab kejadian tersebut wajar dan pada usia kandungan tertentu akan kembali normal.

Sudah jelas bagiku. Aku sempat berpikir mau mengurangi porsi makan agar perut tidak kepenuhan. Namun, setelah mendapat penjelasan itu nampaknya tak perlu lagi. Dalam hal ini aku tetap menyarankan ibu hamil yang mengalami sesak napas agar tetap cek ke tenaga medis. Sebab napasku dalam kondisi biasa sangat normal. Kalau sampai terasa sesak dan sakit, segera hubungi dokter šŸ˜„

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s