Rumah Tangga

Hidup Generasi Popok Sekali Pakai ! ^^

Belum lama ini kami menerima kunjungan dan dia bercerita tentang repotnya mengurus bayi. Aku hanya mendengarkan tanpa menanggapi. Sebab aku ini orang yang percaya bahwa segala sesuatu menjadi mudah atau susah tergantung pikiran kita. Jaman sekarang kok masih pake popok kain. Ya repot lah. Pake baby diapers dong. Kalo mahal, sini beli di tempatku. Takasi mura 😂😂😂

Sebetulnya dulu saat hamil pertama pun aku mengalami kecemasan-kecemasan itu. Alhamdulillah sekarang justru woles. Anak lahir, popok sudah tersedia berkarton-karton. Tinggal ambil. Malah kata bapaknya, gak perlu beli popok kain yang biasa dipakai newborn baby itu loh. Langsung pake pospak aja. Yaaa ini tulisan kalau dibaca sama bakul clodi pasti banyak ceramah a-z. Bikin sampah lah, boros lah. Asal tau aja ya mak, setiap produk punya kelebihan dan kekurangan. Pospak itu praktis. Gak perlu nyuci dan nunggu kering. Pernah liat gak di kemasan beras merah ada tulisan “Pake beras merah aja, beras putih bikin penyakitan.” Gak pernah kan? Nah, begitu harusnya kalau jualan. Pakai etika dan estetika. Biar gak cuma jualan dengan cara menjatuhkan 😆 Kata temen yang setia pake pospak “Anakku kalo aku kerja mereka sama eyangnya. Kasihan ortu aja kalo dipakein selain pospak. Musti nyuci segala.” See? There must be the good and the bad side.

Dari beberapa orangtua sendiri ketika ku tanyai kenapa masih pakai popok kain untuk bayinya yang baru lahir, kebanyakan jawabnya biar hemat. Kalau sekali pup empat kali, bisa lima sampai enam kali berganti pospak. Boncos. Namun, ada juga temanku yang sejak mbrojol anaknya langsung dipakaikan pospak. Sehari dua puluh kali pun tak masalah katanya. Horang kayah.

Aku ingat, saat adikku masih bayi, simbah tiap malam bangun. Kalau badan adek uget-uget gitu, simbah sedia bak penampungan pipis dan pup di bawah ranjang. Begitupun dengan airnya untuk cebok. Iya mak, dulu rawat bayi memang repot. Aku sendiri ikut merasakan malam-malam disuruh ke sumur ngisi ember untuk cebok adek.

Sekarang? Pakai pospak beres. Apalagi aku memutuskan jadi ibu rumahan yang tak bekerja. Jadi tak masalah sepertinya kalau begadang malam-malam. Toh siangnya bisa merem sambil ngelonin anak. Lain halnya kalau aku bekerja. Suami kerja. Pagi-pagi mata kami nampak seperti panda karena kurang tidur, ditambah harus berjuang menjemput rejeki.

Sejujurnya aku tak pernah membayangkan kehidupan kami akan serepot itu perihal mengurus anak. Aku yakin kami akan baik-baik saja. Sebab ketika Allah memberi suatu amanah, berarti si penerima dianggap mampu. Masa udah berdoa tiap solat minta anak, giliran dikasih malah parno? 😄

Kalau penasaran mau beli popok langsung dari kami, agen popok bayi murah langsung aja whatsapp ke 085640090780 ya mak ^^

Advertisements

3 thoughts on “Hidup Generasi Popok Sekali Pakai ! ^^

  1. Waktu anak keduaku masih rajin pup malam-malam, masih kupakaikan clodi full 24 jam. Tp begitu jadwal pup lebih beradab (hahaha), pake pospak lah dia semalaman. Enakkk, emak gak usah ganti clodi tiap 3 jam. Bangun cm buat nyusuin doank, trs bs lgsg molor lagi, hehehe.

    Like

    1. Lebih praktis ya mak.. Aku masih belum mengalami itu karena si dedek masih di kandungan, tapi inget dulu orangtua rawat bayi memang paling ribet pas si kecil pipis 😄

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s