islam

Mualaf dan Alquran. Terbata-Bata Bacanya, Lebih Banyak Pahalanya

Suasana mal masih ramai. Pelanggan silih berganti berdatangan. Lala (bukan nama sebenarnya) terbata-bata membaca Alquran. Memang sudah 7 tahun dia menjadi mualaf. Tetapi, baru kali inilah Lala serius belajar ngaji. Sudah ketemu guru yang pas, katanya.

Sebelumnya, Lala pernah belajar di sebuah institusi keagamaan yang mengajari orang dewasa baca Alquran di bilangan Kemang Pratama Bekasi. Sayangnya, meski sudah membayar mahal, Lala tetap tak mampu membaca Alquran.

Lalu sekarang, dengan seorang temannya sendiri dia mulai belajar membaca. Mula-mula dia belajar huruf hijaiyah. Tak perlu waktu lama bagi Lala yang cerdas untuk menghafal ke-30 huruf itu. Kemudian, dia berganti iqro dan dalam waktu sebulan beralih membaca Alquran.

Lala memulainya dengan membaca surat pertama, Alfatihah. Dilanjutkan dengan Al Baqarah. Terbata-bata dan kepayahan, Lala masih berjuang untuk bisa memahami kalamullah itu.

“Meski aku belum bisa baca, aku selalu merasa Alquran itu indah. Aku selalu takjub walau hanya dengan memandangnya. Aku ingin bisa membaca Alquran, agar sholatku tak hanya berisi bacaan Al Fatihah saja.”

Begitu alasan Lala. Dan Lala pasti berbahagia, sebab ada hadits yang berbunyi “Orang yang mengajarkan Alquran disejajarkan dengan malaikat. Namun, orang yang membaca Alquran walau masih terbata-bata, pahalanya dua kali lipatnya.”

Apa gunanya jago ngaji, tapi menyentuh mushaf pun belum tentu setahun sekali?

Semoga Lala istiqomah ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s